Slideshow: Foto Olahraga
TEMPO Interaktif , London – Petenis Nomor satu dunia Rafael Nadal lolos ke ATP World Tour Finals untuk kali pertama setelah mengalahkan Andy Murray lewat pertarungan alot selama lebih dari tiga jam pada semifinal Minggu dini hari WIB.
Pertarungan di O2 Arena itu berlangsung ketat dan imbang sebelum akhirnya Nadal memenanginya lewat tiebreak 7-6, 3-6, 7-6.
Pada final Minggu malam nanti Nadal akan berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Roger Federer yang pada semifinal lainnya mengalahkan Novak Djokovic dengan straight set 6-1, 6-4.
»Saya pikir ini pertandingan tennis yang luar biasa,” kata Nadal. »Saya sangat senang mengalahkan seorang juara hebat seperti Andy. Buat saya, ini kemenangan menakjubkan. Level permainannya sulit dipercaya.”
Sebelas dari 12 pertandingan dalam turnamen ini dimenangi dengan straight set, tapi duel Murray dan Nadal menjadi sebuah pertandingan yang paling alot dan menegangkan.
»Saya seolah sudah tahu sebelumnya bahwa ini akan jadi pertarungan hebat,” Murray, yang akan mengakhiri musim ini dengan menempati peringkat ke-4 dunia. »Gemuruh yang dibuat penonton saat kami saling berganti pukulan pada kedudukan 6-6 di set ketiga sangat luar biasa. Menyenangkan bisa terlibat dalam pertandingan seperti itu. Tapi, tak menyenangkan harus menelan kekalahan.”
Berbeda dengan Nadal yang harus bekerja keras menundukkan Murray, Federer nyaris tak menemui kesulitan berarti untuk menekuk Djokovic. Petenis asal Swiss itu bahkan hanya butuh waktu 79 menit untuk memastikan kemenangannya.
"Saya bermain bagus melawan pemain yang telah mengalami musim yang hebat. Saya memainkan pertandingan yang hebat sehingga saya sangat senang. Saya harap saya bisa mempertahankan ini untuk waktu yang lama," kata Federer.
Duel Nadal kontra Federer di final nanti akan jadi pertemuan ke-22 antara kedua pemain. Tapi, keduanya tak pernah bertemu sejak final Madrid Masters Mei lalu.
"Saya sangat menikmati diri saya dan saya berharap bisa menghasilkan sesuatu yang bagus besok,” kata Federer.
"Hari ini Rafa menunjukkan ia pemain terbaik di dunia saat ini dan ini (final nanti) akan seharusnya menjadi pertandingan yang bagus. Kami tak terlalu sering bertemu belakangan ini, tapi saya sangat menunggu pertarungan dengannya.
"Gaya bermain kami sangat cocok dan ia selalu penuh rasa homat dan saya menghargainya. Kami telah mengalami sejumlah pertarungan seru dan beberapa pertandingan yang kurang memenuhi harapan. Semoga besok akan jadi sebuah pertarungan hebat."
REUTERS | A. RIJAL
Pertarungan di O2 Arena itu berlangsung ketat dan imbang sebelum akhirnya Nadal memenanginya lewat tiebreak 7-6, 3-6, 7-6.
Pada final Minggu malam nanti Nadal akan berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Roger Federer yang pada semifinal lainnya mengalahkan Novak Djokovic dengan straight set 6-1, 6-4.
»Saya pikir ini pertandingan tennis yang luar biasa,” kata Nadal. »Saya sangat senang mengalahkan seorang juara hebat seperti Andy. Buat saya, ini kemenangan menakjubkan. Level permainannya sulit dipercaya.”
Sebelas dari 12 pertandingan dalam turnamen ini dimenangi dengan straight set, tapi duel Murray dan Nadal menjadi sebuah pertandingan yang paling alot dan menegangkan.
»Saya seolah sudah tahu sebelumnya bahwa ini akan jadi pertarungan hebat,” Murray, yang akan mengakhiri musim ini dengan menempati peringkat ke-4 dunia. »Gemuruh yang dibuat penonton saat kami saling berganti pukulan pada kedudukan 6-6 di set ketiga sangat luar biasa. Menyenangkan bisa terlibat dalam pertandingan seperti itu. Tapi, tak menyenangkan harus menelan kekalahan.”
Berbeda dengan Nadal yang harus bekerja keras menundukkan Murray, Federer nyaris tak menemui kesulitan berarti untuk menekuk Djokovic. Petenis asal Swiss itu bahkan hanya butuh waktu 79 menit untuk memastikan kemenangannya.
"Saya bermain bagus melawan pemain yang telah mengalami musim yang hebat. Saya memainkan pertandingan yang hebat sehingga saya sangat senang. Saya harap saya bisa mempertahankan ini untuk waktu yang lama," kata Federer.
Duel Nadal kontra Federer di final nanti akan jadi pertemuan ke-22 antara kedua pemain. Tapi, keduanya tak pernah bertemu sejak final Madrid Masters Mei lalu.
"Saya sangat menikmati diri saya dan saya berharap bisa menghasilkan sesuatu yang bagus besok,” kata Federer.
"Hari ini Rafa menunjukkan ia pemain terbaik di dunia saat ini dan ini (final nanti) akan seharusnya menjadi pertandingan yang bagus. Kami tak terlalu sering bertemu belakangan ini, tapi saya sangat menunggu pertarungan dengannya.
"Gaya bermain kami sangat cocok dan ia selalu penuh rasa homat dan saya menghargainya. Kami telah mengalami sejumlah pertarungan seru dan beberapa pertandingan yang kurang memenuhi harapan. Semoga besok akan jadi sebuah pertarungan hebat."
REUTERS | A. RIJAL

No comments:
Post a Comment